Rabu, 10 Agustus 2016

Arti Lambang Kabupaten Tanah Bumbu

AAA - Kabupaten Tanah Bumbu adalah salah satu kabupaten di provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia
Berikut Arti Logo Kabupaten Tanah Bumbu :
1.    Bingkai Bersegi Lima dan Bintang
Dalam satu kesatuan objek gambar sebagai lambang/simbol ketuhanan, bahwa masyarakat Tanah Bumbu merupakan masyarakat yang agamis.
2.    Padi dan Kapas
Merupakan cita-cita Kabupaten Tanah Bumbu untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur, tercukupinya kebutuhan pangan, sandang dan papan. jumlah butir padi 53 (lima puluh tiga) sebagai awal perjuangan menjadikan Kabupaten Tanah Bumbu (tahun 1953), dan jumlah butir kapas 27 (dua puluh tujuh) dimaksudkan sebagai simbol berdirinya Kabupaten Tanah Bumbu yaitu tanggal 27 Januari 2003.
3.    Perahu Tradisional
Prototype kapal tradisional (pinisi) dengan jumlah 5 (lima) buah layar terkembang, simbol jumlah wilayah Kabupaten Tanah Bumbu yang terdiri dari :
Kecamatan Batulicin;
Kecamatan Kusan Hulu;
Kecamatan Kusan Hilir;
Kecamatan Sungai Loban;
Kecamatan Sungai Danau.

Siap berlayar mengarungi samudera kehidupan baru untuk membangun dan mewujudkan cita-cita Kabupaten Tanah Bumbu serta berusaha mensejajarkan diri dengan kabupaten-kabupaten lain di wilayah NKRI.
4.    Laut bergelombang warna putih, biru laut dan gelombang
Kabupaten Tanah Bumbu sebagian merupakan lautan/perairan yang kaya akan sumber daya laut/perairan.
5.    Latar belakang warna coklat tanah pada tulisan Tanah Bumbu
Merupakan wujud kesuburan Kabupaten Tanah Bumbu.
6.    Warna hijau dalam bingkai segi lima
Merupakan wilayah daratan yang melimpah akan sumber daya alam yang meliputi pertanian, perkebunan, kehutanan dan pertambangan.
7.    Gambar gunung warna hitam
Bahwa Kabupaten Tanah Bumbu kaya akan sumber daya alam yang melimpah ruah dan masih belum tergali secara maksimal.
8.    Slogan BERSUJUD pada pita pengikat antara padi dan kapas
Slogan BERSUJUD mempunyai arti Bersih, Syukur, Jujur dan Damai, bahwa dalam mewujudkan cita-cita yang luhur Kabupaten Tanah Bumbu berjuang sekuat tenaga dengan segala daya upaya yang dimiliki bersemboyankan BERSUJUD.

Itulah Pengertian Lambang Kab. Tanah Bumbu. Smoga bermamfaat dan menambah wawasan anda.

Sabtu, 06 Agustus 2016

Objek Wisata Riam Kinarum, Upau

AAA – Selamat datang di Sangkay City Blog’s. Blog yang bertemakan Perjalanan di Tanah Dayak kali ini akan menceritakan sedikit tentang objek wisata yang ada di kab. Tabalong, Kalimantan Selatan.

Terdapat di desa Kinarum, kecamatan Upau atau berjarak hanya sekitar 4 km dari pusat kota Tanjung, ibukota kabupaten Tabalong, serta 6 km dari pusat kecamatan Upau. Yaa! Itulah lokasi dari objek wisata Riam Kinarum

Setelah berjalan sekitar 130 Meter ke tempat wisata anda akan di sambut dengan jembatan goyang dan mulai dari sinilah petualangan untuk melihat panorama alam akan dimulai.
Sebenarnya hal – hal menarik di sini adalah anda bisa melihat dan merasakan riak air yang memecah dan mengalir disela-sela batu ampar yang luas seakan menjadi irama kehidupan. Batu-batu ini juga mempunyai legenda nya sendiri bardasarkan cerita rakyat bahwa batu-batu besar ini jatuh ketika seorang sakti mandraguna mengangkatnya untuk membendung Sungai Jaing dalam upayanya menemukan putri yang hilang.

Baca juga :

Selain itu riam kinarum memiliki sumber air yang bersih dengan bebatuan yang tersusun di badan sungai membuat riam ini menjadi lebih menarik.

Sampai sekarang, Kinarum selalu menjadi tempat untuk menjalankan upacara adat, utamanya bagi masyarakat Dayak. dulu pernah terjadi banjir di riam kinarum yang memakan korban 7 orang. Untuk menebus kesalahan sekaligus sebagai penghormatan terhadap alam semesta, warga sekitar obyek wisata Riam Kinarum  yang ada di Desa Kinarum Kecamatan Upau mengadakan Ritual adat Palas Alam.

Objek wisata ini banyak dikunjungi oleh wisatawan-wisatawan lokal pada saat hari libur atau hari-hari besar lainnya. Hanya saja jalur masuk atau jalan menuju tempat ini masih kurang lebar, sehingga para para wisatawan sedikit terganggu saat sedang melintas menuju riam kinarum. Apalagi bila kendaraan roda 4 saat berselisih akan membuat macet, dimana jarak yang hanya sekitar 1 km bisa memerlukan waktu sekitar 1 jam.

Untungnya di tempat ini sudah di sediakan WC umum dan Kamar mandi. Untuk para pengunjung.

Sebuah potensi wisata yang luar biasa bila dikelola secara baik oleh pemerintah. Untuk wisatawan yang datang ke sini di harapkan untuk tidak merusak lingkungan dan membuang sampah sembarangan, karena dari halhal kecil seperti itulah yang dapat membawa bencana alam seperti banjir. Intinya agar kita sadar akan keindahan alam kalimantan. Siapa lagi yang dapat menjaga alam selain kita, Manusia.

Baca Juga :

Terima Kasih.

Jumat, 05 Agustus 2016

Objek Wisata Bukit Batu Tjilik Riwut

AAA – Tjilik Riwut adalah salah satu pahlawan nasional dan pendiri prov. Kalimantan Tengah. Di Kab. Katingan yang merupakan tempat kelahiran nya terdapat sebuah objek wisata spiritual untuk Balampah atau pertapaan.
Objek wisata itu di namakan “Pertapaan Pahlawan Nasional Tjilik Riwut”. Dengan kawasan yang merupakan perbukitan dengan batu – batu yang juga di kenal masyarakat dengan nama “Bukit Batu Tjilik Riwut”. Bukit batu disini juga memiliki asal usul dan sejarahnya sendiri.
Dalam artikel ini kami menggambarkan bahwa tempat wisata ini merupakan tempat yang wajib untuk anda datangi, selain untuk mengetahui tempat petapaan tjilik riwut, tempat ini juga memamerkan pesona alam dan kawasan yang masih hijau serta jika anda menaiki salah satu bukit batu tersebut anda bisa melihat luas nya hutan yang berada di sekitar kawasan objek wisata tersebut.

Jika di lihat dari jauh maka bukit batu yang menjulang tinggi akan terlihat sepertu gunung batu. Kawasan nyapun sangat luas dengan rumput – rumput hijau yang cocok untuk bersantai atau pun kemping.

Objek wisata Bukit Batu ini merupakan tempat yang mistis dan menarik untuk di kunjungi. Dengan batu – batu keramatnya seperti :
1.    Batu Keramat.
2.    Batu Tingkes.
3.    Batu Darung Bawan.
4.    Batu Kamiak.
5.    Batu Dewa.
6.    Batu Raja.
7.    Batu Gaib.
8.    Batu Sial.

Selain batu-batu di atas juga terdapat sebuah telaga Bawin Kameloh. Telaga atau sumur Bawin Kameloh ini air nya tidak pernah kering walaupun pada musim kemarau. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, apabila kita cuci muka dengan air tersebut maka bagi perempuan akan berwajah cantik serta mudah mendapatkan jodoh, bagi lelaki akan terpandang, dihormati dan disukai kaum hawa.

Tempat wisata ini hanya berjarak 50 Km dari ibu kota Kalimantan Tengah, Palangka Raya dengan waktu tempuh 1 jam 30 menit.
Dengan kawasan wisata yang merupakan tempat berlibur yang cocok untuk keluarga. Di tempat ini juga di fasilitasi dengan kantin – kantin tempat membeli makanan, dan juga tidak ketinggalan dengan WC umum. 
Untuk masuk tempat wisata ini anda hanya perlu membayar rp. 5.000 dan anda sudah di suguhkan dengan destinasi wisata Kalimantan Tengah.

Rabu, 03 Agustus 2016

Mengenal Konsep Kematian dan Balian Dayak Maanyan

AAA - Dayak ma'anyan pada awalnya masih menganut kepercayaan agama nenek moyang (animisme) dan itu juga yang mepengaruhi adat serta budaya dayak ma'anyan itu sendiri.

Budaya tersebut di wariskan dari generasi ke generasi walaupun sekarang kebanyakan sekarang suku dayak ma'anyan banyak menganut agama samawi (katolik dan kristen).

Meski begitu para wadian pemungkur (tetua adat) tetap melestarikan agama nenek moyang yaitu ( hindu kaharingan ), tapi sampai sekarang tidak ada kesejangan agama pada hidup sosial masyarakat dayak itu sendiri diatara itu ada suatu mekanisme adat yang biasanya dilakukan pada acara - acara tertentu mungkin bisa di baca disini Upacara Kematian Dalam Suku Dayak.
Balian sedang melakukan ritual
Di setiap upacara adat kematian biasanya akan dilaksanan belian/wadian/belia. Tugas dari belian itu sendiri adalah berperan memanggil, mengantar dan menunjuk jalan yang berliku-liku agar sampai ke Datu Tunyung(sorga). Biasanya balian tidak bekerja sendiri balian di bantu dengan wadian pasame tugas untuk meyiapkan bahan-bahan untuk upacara adat kematian di saat upacara adat biasanya akan berlangsung lama sesuai dengan kesanggupan dari budget dari pihak keluarga yang meninggal untuk melaksanakan acara ritual tersebut dari biasanya budget untuk sekali ritual bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Untuk pelaksanaan dari upacara tersebut biasanya beragam dari 3 hari, 7 hari sampai 9 hari.

Konsep orang Maanyan tentang hidup dan kematian

Hidup bagi mereka, bukanlah suatu akhir melainkan hanya 'suatu kepergian sementara untuk berusaha (bahasa maayan = santurui) mengumpulkan harta kekayaan yang akan menjadi milik abadinya di sorga-baka. Karenanya, kebanyakan orang Maanyan itu rajin dan suka bekerja keras untuk mengumpulkan harta kekayaan bagi dia dan keluarganya, dan apabila dia meninggal maka semua harta miliknya yang penting-penting harus ikut dikuburkan. Untuk menjadi simpanan yang kekal di datu tunyung (sorga) nanti.

Hanya para belian/wadian lah yang mengetahui jalannya, karena mereka diajar untuk tugas itu dan dengan demikian "dimampukan" untuk 'berubah dan terjun terjun sementara ke wujud dan dunia roh untuk membantu menggiring roh-roh orang meninggal ke datu tunyung (sorga) dengan selamat
 
Semoga artikel ini memberi pengetahuan lebih buat kita semua tentang konsep kematian dan wadian matei

Akhir kata saya ucapkan terima kasih
tabe salamat panalu lagi

Sky    

Arti Lambang Kabupaten Banjar

AAA – Kabupaten Banjar adalah kabupaten di Kalimantan Selatan, Indonesia. Ibu kota kabupaten ini terletak di Martapura. Kabupaten ini memiliki luas wilayah ± 4.688 km². Motto daerah ini adalah "Barakat" yang artinya "Berkah" (bahasa Banjar).
Berikut Motif, Warna, dan Ukuran Lambang Kabupaten Banjar :

1.    Motif Lambang
Motif lambang terdiri dari 8 bagian pokok :
a.    Berbentuk sebuah perisai dengan warna dasar biru muda berisi kuning.
b.    Bintang persegi lima warna kuning muda emas.
c.    Intan berlian warna putih persegi 12 dengan pancar 5.
d.    Bunga kapas warna putih dengan kelopak hijau tua sebanyak 8 buah.
e.    Buah padi warna kuning emas sebanyak 45 butir.
f.    Dua jalur berombak kecil warna putih diatas warna coklat.
g.    Pita berwarna putih dengan tulisan BARAKAT warna hijau.
h.    Tulisan BANJAR warna putih diatas dasar warna biru muda.

2.    Arti Motif
a.    Motif perisai bersudut 5 merupakan lambang penduduk, sebagai alat pertahanan secara kesatriaan patriotik.
b.    Bintang adalah melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa dari sila pertama falsafah negara, dimana kota Martapura Kabupaten Banjar terkenal sebagai kota syi’ar agama Islam yang di dalam sejarah Kerajaan Banjar merupakan basis penyebaran agama Islam, sehingga oleh pihak luar disebut sebagai kota Serambi Mekkah.
c.    Intan Berlian merupakan/mencerminkan ciri khas Kota Martapura dimana sekitarnya banyak terdapat tambang intan dan penggosokkan intan yang mula-mula dikerjakan secara tradisional, merupakan salah satu pencaharian utama masyarakat dan lebih dalam lagi dapat diartikan intan sebagai pelambang kepribadian yang luhur sesuai dengan Pancasila.
d.    Yaitu :
-    Lima pancaran intan berlian ditambah segi-seginya sebanyak 12 segi yang berjumlah 17, ini berarti tanggal proklamasi kemerdekaan merupakan tanggal keramat bagi bangsa Indonesia.
-    Bunga kapas sebanyak 8 buah berarti bulan Proklamasi Kemerdekaan dan sekaligus sebagai lambang sandang.
-    Butiran padi sebanyak 45 biji melambangkan tahun Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dan sebagai lambang pangan. Dengan
-    kesimpulan tanggal 17 – 8 – 1945 adalah Hari Proklamasi Kemerdekaan RI, sedangkan sandang dan pangan adalah kebutuhan pokok manusia sehari-hari.
e.    Dua jalur berombak kecil warna putih melambangkan 2 buah sungai yang bermuara di Sungai Martapura, yaitu Sungai Riam Kanan dan Sungai Riam Kiwa, dimana Sungai Riam Kanan inilah terdapat bendungan PLTA Ir. H. Pangeran Muhammad Noor. Warna coklat yang berada di sela 2 buah sungai melambangkan hamparan bumi Kabupaten Banjar yang secara topografis terdiri dari: daerah rawa, daerah dataran bergelombang dan daerah bukit dengan gunung/pegunungan.
f.    Tulisan BARAKAT di atas pita berwarna putih adalah moto lambang yang mempunyai arti; Barakat = dalam arti kata benda berkah, Barakat = singkatan dari kepanjangan Rakat Mufakat = Barakat Mufakat, Barakat = Singkatan dari kepanjangan Barataan Rakyat Rakat dan Barakat = singkatan dari kepanjangan Berkat ALLAH, Rasul atas Karya, Akhlak dan Taqwa.
g.    Tulisan BANJAR warna putih diatas warna biru tua merupakan ciri pusatnya suku Banjar yang pada dasarnya penduduk Kalimantan Selatan adalah Suku Banjar

3.    Warna dan Ukuran Lambang Daerah
a.    Warna terdiri dari 6 macam
1.    Biru tua menunjukan iklim tropis.
2.    Kuning Emas melambangkan kewibawaan dan kejayaan.
3.    Biru Muda melambangkan ketentraman dan kedamaian.
4.    Putih melambangkan dari pada kesucian, kearifan, dan kebijaksanaan.
5.    Hijau Tua melambangkan kesuburan.
6.    Coklat melambangkan hamparan bumi Kabupaten Banjar
b.    Ciri Khas
1.    Di puncaknya terdapat intan merupakan ibukota Kabupaten Banjar sebagai Kota Intan.
2.    Pondasi dihiasi dengan relief sejarah perjuangan rakyat Kabupaten Banjar melawan penjajah, mempertahankan/membela negara RI yang diproklamasikan tanggal 17 Agustus 1945 sehingga masa pembangunan sekarang.
3.    Pancasila merupakan dasar negara kesatuan RI sehingga Kabupaten Banjar tidak terpisahkan dengan wilayah Republik Indonesia.

Senin, 01 Agustus 2016

New admin

AAA. Halo semua perkenalkan saya admin baru di blog eventorganizerbanten. kalian boleh panggil saya sky, saya bergabung dengan sangkai city.

Sebenarnya sudah lama tpi baru di bikin admin baru-baru saja oleh depri manuel yg dunu2 dan dwi bbm yg mandunu juga saat ini kami masih mengerjakan sebuah project stzzz (rahasia), kalau mau tau terus tunggu update-update selanjutnya di sangkay city

Akhir kata sampai jumpa AAA

Muntay_langit

Objek Wisata Gunung Pukang di Bahalang, Bartim

AAA – Kabupaten Barito Timur merupakan kabupaten terkecil yang ada di provinsi Kalimantan Tengah. Terletak di antara 1°2’ Lintang Utara dan 2°5’ Lintang Selatan, 114° dan 115° Bujur Timur. Dengan luas wilayah 3.834 km2.
Barito Timur juga bisa di katakan sebagai segitiga emas, karena di apit oleh 3 kabupaten yang cukup terkenal yaitu, Kab. Barito Selatan, Barito Utara, dan Kab. Tabalong.
Dari data di atas membuat Bartim menjadi pusat transportasi dan titik sentral dari ketiga kabupaten tersebut.

Sepertinya tulisan ini mulai melenceng dari judul artikel,. Artikel di atas sebenarnya hanya berbagi informasi sedikit tentang bartim.

Kembali ke judul di atas yaitu Objek Wisata Gunung Pukang di Bahalang, Bartim. Di artikel ini kami Sangkay City Blog’s dalam Perjalanan di Tanah Dayak telah melakukan exlorasi tentang keadaan alam di Bartim, dan kami pun menemukan sebuah tempat menarik yang dapat di jadikan sebagai objek wisata.

Objek wisata tersebut adalah Gunung Pukang. Ya.. Gunung Pukang terletak di KM 10 desa Amari Bura/Bahalang. Gunung Pukang sendiri meruakan salah satu gunung tertinggi di kawasan pegunungan Lalap – Bahalang, selain gunung Trubalu.

Gunung pukang sendiri merupakan gunung yang paling mudah untuk di capai, karena bisa dengan kendaraan roda 2 bisa lansung mencapai puncak. Di sini juga anda bisa melihat hampir keseluruhan dari keindahan alam dan hutan-hutan yang berada di lembah gunung, serta merupakan tempat yang cocok untuk berpiknik, karena di atas gunung tanahnya cukup rata dan aman.

Bagi yang pernah datang kesini dan menyaksikan secara lansung panorama alam dari pegunungan bahalang, pastinya secara tidak lansung akan jatuh cinta dengan alam dan kab. Barito Timur. Sedangkan bagi anda yang belum pernah ke sini, maka datanglah dan jelajahlah!!

Itulah sedikit info tentang wisata pegunungan di bahalang, yaitu gunung pukang. Tempat ini juga merupakan paling sering dikunjungi wisatawan lokal maupun luar kab. Barito timur.

Untuk informasi jalur akses ke desa bahalang, silahkan baca (di sini). Tempat lain yang kami rekomendasikan menjadi objek wisata adalah Gunung Jodoh, Gunung Trubalu, dan Air terjun Bahalang. Tempat wisata tersebut semuanya berada di desa Amari Bura, kec. Patangkep Tutui.
Terakhir, untuk yang telah membaca tulisan ini semoga bermamfaat dan dapat memberikan informasi yang anda butuhkan serta dapat memjukan sektor pariwisata daerah. Untuk pemerintah tolong perhatikan objek wisata ini!! Dan ingat jangan buang sampah sembarangan.

Terima kasih untuk Dody dan Welly dari desa Ampari Bura yang telah membantu dalam explorasi.

Tabe, Sangkay City.